F Cara Memilih Lensa Untuk Kamera DSLR yang Bagus dan Awet | Helopedia.com

Cara Memilih Lensa Untuk Kamera DSLR yang Bagus dan Awet

Cara Memilih Lensa Untuk Kamera DSLR yang Bagus dan Awet - Lensa mempunyai peran mutlak dalam fotografi. Ibarat retina mata, disaat keadaan retina mengalami problem maka kualitas penglihatan pun akan berkurang.

Begitu pula bersama dengan lensa. Kualitas gambar yang dihasilkan sedikit banyaknya tergoda kualitas dan keadaan lensa kamera itu sendiri.

Namun demikian, memilah dan menentukan lensa kamera DSLR sesungguhnya bukan sebuah perkara mudah. Ada banyak hal yang mesti diketahui dan dipahami sebelum saat memutuskan untuk belanja lensa kamera DSLR.

Apalagi, harga lensa tidak sanggup dibilang murah. Terutama untuk merek-merek pabrikan. Bahkan tersedia banyak lensa keluaran pabrikan yang harganya di atas harga satu set kamera DSLR entry level.

Agar tak salah menentukan yang berujung bersama dengan kekecewaan, selanjutnya Cara Memilih Lensa Untuk Kamera DSLR yang Bagus dan Awet :.


  • Pahami Kebutuhan Anda


Salah satu sumber kebingungan para fotografer pemula saat akan belanja lensa adalah mereka tidak paham atau paham lensa yang diperlukan seperti apa.

Apakah butuh lensa tele, lensa wide, lensa fix, atau lensa makro? Semua tipe lensa selanjutnya mempunyai berlebihan masing-masing.

Umumnya kamera DSLR yang dijual di toko udah tawarkan paket kit. Artinya Anda akan belanja kamera lengkap body dan lensa. Seperti Canon yang senantiasa sertakan lensa 18-55 mm di tiap-tiap kamera entry level yang dijual.

Kalau cuma sekadar untuk memotret acara keluarga saja sih, lensa kit itu udah cukup. Sekarang, arah passion Anda dalam fotografi akan ke mana?

Apakah bahagia memotret hewan, bahagia bersama dengan human interest, atau jadi tertarik bersama dengan cabang fotografi makro?

Setiap tipe fotografi selanjutnya akan menentukan tipe lensa kamera DSLR apa yang mesti dibeli. Memotret hewan atau burung pasti butuh lensa tele, tetapi untuk yang doyan foto serangga paham butuh lensa makro.

Pahami lebih pernah Anda berada di tipe yang mana. Dengan demikian, lensa yang akan dibeli sanggup menunjang secara maksimal aktivitas fotografi yang Anda lakukan.


  • Sesuaikan Tipe Lensa bersama dengan Sensor Kamera


Ilustrasi lensa kamera DSLR

Dari tipe sensornya, kamera DSLR dibedakan dalam dua tipe. DLSR bersama dengan sensor full frame dan sensor APSC.

Tipe sensor ikut memengaruhi lensa yang mestinya Anda beli. Salah belanja lensa yang tidak klop bersama dengan sensornya alamat hasil foto tidak akan maksimal. Bahkan amat barangkali lensanya tidak sanggup dipakai.

Pabrikan lensa pun sesudah itu sebabkan dua tipe lensa yang berbeda. Lensa untuk kamera bersama dengan sensor full frame akan mempunyai diameter yang lebih besar.

Tujuannya supaya lensa sanggup membuahkan gambar yang maksimal sesuai ukuran sensor full frame yang besar.

Sementara untuk kamera bersama dengan sensor APSC, diameter lensa kebanyakan lebih kecil. Karena sensor APSC pun sesungguhnya lebih kecil dari sensor full frame.

Dengan ukuran yang lebih kecil otomatis cost produksinya akan sanggup ditekan supaya harga jual akan lebih akrab bersama dengan kantong konsumen.

Jika udah paham tipe sensor yang tersedia di kamera DSLR Anda, seterusnya tinggal sesuai bersama dengan lensa yang akan dibeli. Kamera DSLR merk Canon akan berikan kode EF untuk lensa full frame, tetapi untuk lensa berkode EF S adalah untuk sensor APSC.

Lensa kode EF S tidak sanggup Anda memakai untuk kamera bersama dengan sensor full frame seperti Canon 5D atau Canon 1D. Namun seri EF sanggup dipakai untuk semua tipe kamera Canon. Dengan catatan, harga lensa EF pasti akan kuras tabungan dan dompet Anda.

Sementara Nikon mengeluarkan lensa bersama dengan kode DX untuk kamera bersensor APSC. Untuk kamera bersensor full frame sesungguhnya memakai kode FX.

Tapi di lapangan justru tidak disertakan dalam nama lensanya. Jadi terkecuali Anda menemukan lensa tanpa kode DX sanggup dipastikan itu adalah lensa full frame.

Sedikit berbeda, Nikon masih mengizinkan lensa DX dipakai untuk kamera full frame. Namun hasilnya pasti tidak maksimal.

Foto yang direkam akan sesuaikan bersama dengan ukuran lensa DX tersebut, yang artinya lebih kecil dari kapabilitas sensor full frame yang tersedia di dalam kamera.


  • Ketahui Perbedaan Lensa Pabrikan dan Lensa Nonpabrikan


Ketika Anda memasuki toko kamera untuk menentukan lensa kamera DSLR, pasti akan disuguhkan bersama dengan berbagai merek.

Tak cuma merk pabrikan seperti Nikon, Canon, atau Sony. Tersedia terhitung merek-merek nonpabrikan atau aftermarket yang ikut di tawarkan penjaja toko.

Keunggulan lensa nonpabrikan adalah kebanyakan dari aspek harga. Lensa-lensa aftermarket seperti Tokina, Tamron, atau Sigma dijual lebih murah dibanding lensa pabrikan untuk lensa bersama dengan focal length (panjang fokus) yang sama.

Namun pasti saja tersedia konsekuensinya. Konon, kualitas lensa aftermarket tidak sebagus lensa pabrikan. Disebabkan proses pengawasan kualitas mengolah tidak seketat merk pabrikan.

Toh, dalam sejumlah forum udah banyak yang menyebut terkecuali kualitas lensa nonpabrikan terhitung menjadi menyamai lensa pabrikan.

Perbedaan lainnya adalah dalam hal fitur. Lensa nonpabrikan kebanyakan tidak mempunyai fitur selengkap dan sebagus lensa pabrikan. Boleh jadi karena itulah harganya jadi lebih murah.


  • Cermati Spesifikasi Teknis Lensa


Poin yang patut Anda mempertimbangkan sebelum saat belanja lensa adalah spesifikasi tekhnis yang dimiliki.

Spesifikasi tekhnis ini meliputi kualitas optik, ketahanan pada air dan debu, kapabilitas motor fokus lensa, dan kapabilitas image stabilizer.

Ada lensa yang mempunyai kapabilitas mencari fokus bersama dengan cepat, tersedia pula yang lambat. Begitupula bersama dengan kapabilitas image stabilizer, tersedia yang sanggup mencegah goncangan bersama dengan kadar besar tersedia yang kecil.

Ingat, makin lama bagus spesifikasi yang dimiliki akan berbanding lurus bersama dengan harga jual yang tinggi.


  • Uji Kondisi Lensa


Dalam proses menentukan lensa kamera DSLR di toko yang Anda tuju, jangan lupa untuk mempunyai kamera yang dimiliki. Minimal mempunyai bodi kamera supaya lensa yang akan dibeli sanggup segera diuji kondisinya.

Bagian yang diuji pada lain kapabilitas autofokus. Seberapa cepat lensa sanggup beroleh fokus mesti diketahui bersama dengan uji tes ini. Selain itu, pastikan lensa tidak gagal fokus, yaitu memasang fokus di belakang atau di depan objek.

Rasakan terhitung keadaan ring fokus atau ring zoom yang tersedia di lensa tersebut. Terasa seret atau ringan, atau jadi udah longgar karena menjadi aus.

Pastikan terhitung keadaan optik lensa tidak berjamur. Meskipun lensa baru, namun karena amat lama disimpan, amat barangkali tersedia jamur yang menjadi mengendap di dalam lensa.


  • Dapatkan Garansi


Jika Anda belanja lensa baru, pastikan mendapat garansi dari produsen. Bukan garansi toko.

Garansi produsen seperti Canon atau Nikon menegaskan terkecuali tersedia kerusakan karena kegagalan produksi, tinggal dibawa ke service center resmi tanpa dikenakan biaya.

Kalaupun Anda cuma sanggup belanja lensa bekas, senantiasa minta garansi dari penjual. Usahakan minta garansi setidaknya 1-2 bulan. Dengan demikian, Anda akan mempunyai cukup saat untuk menguji semua kapabilitas lensa tersebut.

Kalau Anda sesungguhnya aktif memotret, garansi 1-2 minggu rasanya udah cukup. Mengapa? Karena Anda pasti akan sering mencoba lensa selanjutnya dan segera paham terkecuali tersedia yang tidak beres.

demikianlah Cara Memilih Lensa Untuk Kamera DSLR yang Bagus dan Awet, terimakasih

helopedia Updated at: 19.23
close
==Close==