F Cara Melihat Batas Maksimal Shutter Count Kamera DSLR Canon dan Nikon | Helopedia.com

Cara Melihat Batas Maksimal Shutter Count Kamera DSLR Canon dan Nikon

Cara Melihat Batas Maksimal Shutter Count Kamera DSLR Canon dan Nikon - Mengetahui kuantitas “Shutter Count” kamera dan batas maximal shutter count kamera DSLR sangatlah perlu bagi Anda yang mempunyai kamera digital sebab bersama memahami berapa “Shutter Count” dari kamera Anda maka Anda dapat memahami pula umur dari kamera kamu tersebut.

Shutter count adalah kuantitas total berapa kali shutter dikamera Anda telah di pencet agar menghasilkan satu foto. Melihat kuantitas shutter count terlampau berfaedah selagi kita dapat belanja kamera bekas. Paling tidak kita telah meminimalkan dampak sebab kita jadi punya ancang-ancang hingga kapankah kamera bekas yang dapat dibeli dapat bekerja bersama baik, agar selagi kita dapat menawar harga kamera bekas bersama lebih teliti.

Cara menyaksikan kuantitas shutter count pada kamera Nikon, atau menyaksikan shutter count pada Canon EOS atau merk kamera lainnya pada dasarnya caranya sama. Akan namun maksimal kuantitas shutter count setiap vendor kamera, baik itu Nikon, Canon, Sony, Olympus, Fuji, Pentax dan lain menerapkan teknologi dimana “Shutter Count” atau kuantitas jepret kamera mempunyai ambang batas. Ada batasan yang berbeda berapa kali shutternya itu dapat membuka dan tutup lagi berulang-ulang sebelum shutternya itu berhenti bekerja.

Maksimal Shutter Count Kamera

Pengaruh jika shutter count kamera telah di atas expected lifetime cocok design pabriknya, mungkin lumayan besar shutternya dapat berhenti bekerja atau kamera telah tidak dapat digunakan lagi sebelum mengganti shutter boxnya.

Ada 2 cara untuk memahami jumal shutter count kamera diantaranya secara online dan offline bersama pakai foto paling akhir yang dihasilkan dari kamera yang menginginkan di cek jumlahnya. Berikut ini tips memahami berapa shutter count kamera kita.

Cara Melihat Shutter Count Kamera
1. EXIF Viewer Online (http://regex.info/exif.cgi)
Melihat kuantitas shutter count bersama EXIF viewer ini gratis, gampang dan mudah. Hanya bersama upload foto paling akhir yang dihasilkan dari kamera yang menginginkan kita menyaksikan kuantitas shutter countnya telah beroleh information exif yang komplet.

2. Software Exif Viewer
Dengan download program exif viewer kita dapat menggunakannya untuk menyaksikan information exif termasuk kuantitas shutter count pada kamera. Berikut ini sebagian Program/Software Exif Viewer yang dapat Anda cobalah gunakan:

EOS informasi : program untuk memahami kuantitas shutter count kamera Canon (EOS) dan cuma untuk windows. (http://astrojargon.net/EOSInfo.aspx)
Opanda Exif viewer : program khusus exif viewer untuk Windows. (http://opanda.com/en/iexif/)
iExifer : aplikasi untuk menyaksikan information exif foto dan kuantitas shutter count yang bekerja di OS-X (Mac) (http://www.cocoawithchurros.com/iexifer.php)
irfanview: http://www.irfanview.com/
myshuttercount (http://www.myshuttercount.com/ )
Dan selanjutnya ini expected lifetime/batas Maksimal Shutter Count Kamera Nikon, Canon dan Olympus. Tapi ini seluruh cuma hasil test dari produsen. Jadi kebenarannya tergantung banyak aspek yang mempengaruhi, kadang dapat lebih, kadang dapat kurang.

Batas Maksimal Shutter Count Kamera Canon:
Canon EOS Digital Rebel XS / 1000D – 100,000
Canon EOS Digital Rebel T1i / 500D – 100,000
Canon EOS Digital Rebel XSi / 450D – 100,000
Canon EOS Digital Rebel XTi / 400D – 50,000
Canon EOS Digital Rebel XT / 350D – 50,000
Canon EOS 50D – 100,000
Canon EOS 40D – 100,000
Canon EOS 30D – 100,000
Canon EOS 20D – 50,000
Canon EOS 5D Mark II – 150,000
Canon EOS 5D – 100,000
Canon EOS 1D Mark III – 300,000
Canon EOS 1D Mark II N – 200,000
Canon EOS 1DS Mark III – 300,000
Canon EOS 1DS Mark II – 200,000

  • Batas Maksimal Shutter Count Kamera Nikon :

Nikon D40
Average number of actuations after which shutter is still alive: 13,057.2
Average number of actuations after which shutter died: 106,250.9

Nikon D40X
Average number of actuations after which shutter is still alive: 12,741.9
Average number of actuations after which shutter died: 16,075.7

NIKON D50
Average number of actuations after which shutter is still alive: 41,674.3
Average number of actuations after which shutter died: 18,599.0

Nikon D60
Average number of actuations after which shutter is still alive: 9,644.9
Average number of actuations after which shutter died: 8,625.3

NIKON D70
Average number of actuations after which shutter is still alive: 38,452.0
Average number of actuations after which shutter died: 51,807.2

NIKON D70s
Average number of actuations after which shutter is still alive: 27,040.6
Average number of actuations after which shutter died: 76,415.3

NIKON D80
Average number of actuations after which shutter is still alive: 16,002.4
Average number of actuations after which shutter died: 22,861.5

NIKON D200
Average number of actuations after which shutter is still alive: 74,082.7
Average number of actuations after which shutter died: 146,533.2

Nikon D300
Average number of actuations after which shutter is still alive: 162,997.2
Average number of actuations after which shutter died: 62,002.3

Batas Maksimal Shutter Count Kamera Olympus :
Olympus E-300
Average number of actuations after which shutter is still alive: 18,302.8
Average number of actuations after which shutter died: 12,666.7

Olympus E-330
Average number of actuations after which shutter is still alive: 14,060.0
Average number of actuations after which shutter died: 15,209.0

Olympus E-510
Average number of actuations after which shutter is still alive: 11,416.1
Average number of actuations after which shutter died: 10,700.0

Olympus E-500
Average number of actuations after which shutter is still alive: 37,104.0
Average number of actuations after which shutter died: 4,107.7

Olympus E-520
Average number of actuations after which shutter is still alive: 36,000.0
Average number of actuations after which shutter died: no data

Standart kuantitas maksimal shutter count kamera DSLR yang baik adalah mencapai shutter count lebih kurang 100 ribu (ada termasuk yang hingga 200ribu), jadi secara total kita dapat menghasilkan 100 ribu foto dari satu kamera SLR tanpa kamera mengalami rusaknya mekanis.

helopedia Updated at: 09.11
close
==Close==